Menjaga Independensi PDF Cetak E-mail
Rabu, 16 Desember 2009

Bagi media, independensi adalah prinsip. Ia sebuah harga mati. Tak bisa ditawar-tawar lagi. Idealnya, keberpihakan media hanyalah pada kebenaran dan kepentingan publik atau kepentingan masyarakat (public interest). Jadi bersikap independen itu bukan berarti tak berpihak sama sekali.

Demi mencapai prinsip-prinsip independen itulah maka tertuang kode etik jurnalis agar dalam menjalankan profesinya ia benar-benar berada dalam rel sebagaimana diamanatkan UU 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam regulasi hasil reformasi itu, pers berperan untuk memenuhi memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormat kebhinekaan. Pers juga mestilah memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Namun seperti kita  tahu, yang ideal selalu saja tak mudah diwujudkan. Banyak dinamika dalam praktik dan perjalanannya. Dan media yang baik tentu saja media yang selalu berupaya mencapai yang ideal tadi, meski tak serta merta bisa terwujud seratus persen. Komitmen dan itikad itu penting! Lebih penting lagi, praktiknya.

Dalam situasi seperti itu sesungguhnya media puloseribu.com kini berada. Di tengah berbagai keterbatasan, bersikap independen memang tak mudah, namun mesti dilakukan. Kami ingin setiap awak redaksi kami, meski sangat-sangat terbatas, berkomitmen untuk menjadi jurnalis yang independen. Sebab jika itu tak kami lakukan, kami merasa akan mengkhianati prinsip sendiri. Dan hukuman terberat bagi setiap media adalah ditinggalkan pembaca, disebodoin masyarakat, tak dipercaya masyarakat.

Maka, melalui diskusi panjang dengan berat hati akhirnya kami mesti merelakan Iman Cahyadi, jurnalis berbakat puloseribu.com memuluskan niatnya mengabdi di tempat lain sejak awal Desember ini. Untuk beberapa bulan ke depan ia akan terlibat di salah satu program pengembangan ekonomi pemerintah di bawah payung Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PMPN) Mandiri di Pulau Tidung. Bersama sejumlah generasi muda lainnya, pria beranak satu ini dipercaya masyarakat menjadi sekretaris sebuah lembaga masyarakat yang mengelola dana tersebut.

Pilihan itu kami pandang bisa membawa bias bahkan konflik kepentingan (conflict of interest) jika pada saat yang sama ia berprofesi juga sebagai jurnalis puloseribu.com –yang sejak awal justru diniatkan menjadi media pengontrol berbagai kebijakan publik.  Perlu diketahui pula, pengelolaan dana PMPN itu diambil dari hutang luar negeri dan tentu saja harus terus diawasi agar benar-benar disalurkan dengan benar. Agak sulit rasanya melakukan kontrol terhdap dirinya sendiri.

Kata akhirnya memang harus memilih: menjadi jurnalis puloseribu.com atau mengabdi di tempat lain. Kami selalu sadar, “memaksa” tetap fulltime di puloseribu.com tidak begitu realistis mengingat berbagai keterbatasan, mulai soal dana, sumberdaya, dan lain-lain. Makanya sejak awal pilihan bergabung bersama di puloseribu.com bukan semata-mata mendapat salary cukup tapi kesamaan semangat dan visi. Dan Iman adalah orang yang mengerti betul soal ini.

Kami tentu saja mendukung Iman Cahyadi untuk berkiprah dan mencurahkan waktunya demi pengelolaan dana publik tersebut secara benar dan transparan. Sebab itupulalah kepentingan puloseribu.com. Kepada kami, ia mengatakan bahwa ia ingin membuktikan jika dirinya bisa berkontribusi buat kampung halamannya dengan tugas yang baru itu.

Sekali lagi, setelah berdiskusi akhirnya pilihan yang bisa diambil adalah selama menjabat sebagai pengurus lembaga  pengelola dana PMPN ia mesti dalam status non-aktif. Dan Iman Cahyadi menyetujui pilihan ini: non-aktif sebagai jurnalis puloseribu.com untuk waktu yang tidak ditentukan. Tapi jelas kami masih membutuhkan pikiran-pikiran kritis dan bertenaganya melalui kolom-kolom yang bisa disumbangkan untuk media dimana ia juga tercatat sebagai pendirinya ini. Selamat berkiprah sahabat dan kami selalu menunggu Anda untuk “pulang”! []

Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Kontak

puloseribu.com

SMS. 0815 9819 841
email: Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya